Cegah Maag dengan Konsumsi 5 Makanan Ini

Penulis Rudiyansyah
06 Apr 2018 - 16:00
SAI 100 FM | Cegah Maag dengan Konsumsi 5 Makanan Ini Ilustrasi. Foto/ MTN

Penyakit maag sering dialami anak-anak muda. Nggak hanya anak kosan kok, penyakit ini bisa menyerang siapa aja, terutama mereka yang jadwal makannya nggak teratur, suka nunda-nunda makan, atau sampai lupa makan karena stres ngerjain tugas sekolah atau kuliah.
Tapi hati-hati ya guys, penyakit yang biasa disebut tukak lambung ini bisa mengganggu aktivitas kalian kalau pas lagi kambuh. Secara medis, penyebab sakit maag seringkali dikaitkan dengan infeksi bakteri helocobacter pylori (H.pylori).
Tapi tenang, buat kalian yang punya penyakit maag, berikut ini ada lima jenis makanan yang dapat mengurangi rasa sakit akibat maag, sebagaimana dilansir Readersdigest.ca.

1. Madu



Si manis madu ternyata dipercaya mampu mengendalikan rasa sakit maag karena bersifat melawan bakteri. Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian di Selandia Baru yang menguji madu terbuat dari nektar bunga manuka pada bakteri penyebab penyakit maag, dan hasilnya memperlihatkan bahwa madu mampu menghambat pertumbuhan bakteri.
Para peneliti juga menyarankan bagi Anda yang memiliki sakit maag agar minum madu pada pagi dan malam hari untuk meredakan nyeri perut. Selain diminum langsung, Anda juga bisa mencampur madu dengan roti bakar, biskuit, sereal, atau lainnya.

2. Sayur

Selain madu, jenis makanan lain yang dapat mengurangi rasa sakit akibat maag ternyata adalah sayur. Sayuran jenis brokoli, kubis, kembang kol, dan kangkung adalah makanan yang direkomendasikan untuk meredakan maag. Sayuran tersebut mengandung kalsium, dan sulforaphane, yakni senyawa yang bisa membunuh bakteri H.pylori. Dalam sebuah penelitian, setelah pasien positif terkena maag, ia dianjurkan memakan brokoli dua kali sehari selama tujuh hari. Hasilnya 78 persen negatif bakteri H.pylori. 


3. Pisang

Ternyata buah pisang juga jadi salah satu jenis makanan yang bisa meredakan sakit maag. Pisang membantu menenangkan selaput lendir yang meradang dan teriritasi, serta mengandung sifat anti bakteri. Pisang raja hijau dapat mencegah timbulnya penyakit maag dan membantu proses penyembuhan. Tapi perlu diketahui, cara terbaik makan pisang adalah dengan langsung memakannya atau dengan merebus. Hindari menggorengnya karena kandungan lemak di dalam minyak dapat memperparah maag.

4. Makanan tinggi serat

Selain menjaga kesehatan, makanan tinggi serat berperan dalam menghalau penyakit maag, terutama di duodenum (usus dua belas jari). Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang makan makanan mengandung serat tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena maag. Peneliti dari Physicians Health Study from Harvard mengamati sebanyak 47.806 pria. Mereka yang makan 11 gram atau lebih serat dari sayuran memiliki risiko 32 persen lebih rendah mengalami sakit maag.
Para ilmuwan mengatakan bahwa serat dapat memperlambat pengosongan lambung, dan dengan demikian mengurangi jumlah waktu lapisan lambung dan usus dua belas jari terkena asam pencernaan. Serat larut bisa ditemukan pada gandum, kacang, kacang polong, dan buah pir. Disarankan Anda makan 25 sampai 35 gram serat sehari.

orang yang mengonsumsi produk susu fermentasi seperti yoghurt tiga kali seminggu cenderung terhindar dari maag.

5. Yoghurt

Yoghurt dan susu fermentasi disebut-sebut mengandung bakteri baik yang bisa menghambat pertumbuhan H.pylori, dan membantu menyembuhkan maag dengan cepat.
Dalam sebuah penelitian di Swedia, orang-orang yang mengonsumsi produk susu fermentasi seperti yoghurt tiga kali seminggu cenderung terhindar dari maag dibandingkan yang tidak pernah mengonsumsinya.

Selain lima makanan diatas, buat kalian yang punya penyakit maag ada baiknya menghindari beberapa makanan atau minuman seperti kopi, cokelat, makanan pedas, alkohol, makanan asam, kafein, juga makan berlebihan dalam waktu 2-3 jam sebelum tidur, karena akan memperburuk gejala sakit maag. (MTN/M2)

 

Komentar

REKOMENDASI

BACA JUGA

  • LAMPUNG POST | LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST | LAMPUNGPOST.id
  • Medcom.id
  • METRO TV
  • MEDIA INDONESIA