Keluarga Mustafa Jadi Misteri Warga Sekitar

Penulis Asrul Septian Malik
26 Sep 2017 - 0:30
SAI 100 FM | Keluarga Mustafa Jadi Misteri Warga Sekitar Suasana tempat kejadian perkara (TKP) meledaknya bom ikan di Jalan Bung Tomo, Gedongair, Bandar Lampung, Senin (25/9/2017). Lampost.co/Ikhsan Dwi Nur Satrio

BANDAR LAMPUNG (SAI100FM.id) -- Keluarga Mustafa Jailani, pemilik rumah di Jalan Bung Tomo, Gedongair, Tenjungkarang Barat, tempat ledakan dan ditemukan bahan peledak, menjadi misteri warga sekitar. Selain dikenal sebagai keluarga yang jarang berinteraksi dengan warga, bahkan wajah sang istri pun tidak dapat dikenali warga.
"Istrinya pakai cadar. Jarang bergaul sih keluarga itu. Kalau Bu Nurbaiti, penjahit yang ngontrak di situ, warga kenal," kata Yeni (45), warga sekitar rumah yang menjadi tempat ledakan sekitar pukul 09.30, Minggu (24/9/2017).
Rumah yang berjarak 50 meter dari Mapolsek Tanjungkarang Barat, yang ditinggali Mustafa, menurut warga, adalah milik kakaknya, Abdul Hakim. Rumah bercat biru tosca itu pun sebagian ruangannya dikontrakkan keluarga itu kepada Ny Nurbaiti yang membuka usaha jahit.
Mustafa tinggal di rumah itu bersama sang istri, Aulia Suryani alias Umi Aulia (43), dan anaknya, Akhwan Siqhobatala (21). Kini Umi Aulia dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung akibat ledakan itu.
Ledakan itu, menurut warga sekitar, diakui tidak mengeluarkan percikan api. Namun, sesaat setelah ledakan, muncul asap putih. Warga pun mendobrak rumah itu. "Udah-nya, terlihat ada asap keluar dari dalam rumah Umi Aulia," ujar Ny Eka (45), warga lainnya, Minggu (24/9/2017) malam.
Selain rumah di Gedongair itu, Mustafa juga diketahui memiliki rumah di Jalan Ikan Sepat, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan. Di rumah itu ditempati istri Mustafa lainnya, Umi Yanti. Dari rumah itu ditemukan sejumlah bukti terkait bahan pembuatan bom dan dokumen Al-Khilafah.
Kapolda Lampung Irjen Suroso Hadi Siswoyo pun belum dapat memastikan ledakan itu berasal dari tabung gas atau yang lainnya. Namun, polisi sudah menetapkan Mustafa sebagai tersangka karena menyimpan, menguasai, dan memiliki bahan peledak. "Dia sudah ditahan dan masih diperiksa di Mapolresta Bandar Lampung. Pengakuannya, bahan peledak tersebut didapatkan Mustafa dari Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat," kata Jenderal bintang dua itu, saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Senin (25/9/2017). 

Komentar

Windy

Windy Shahab, 

...

View all Posts

REKOMENDASI

BACA JUGA

  • LAMPUNG POST | LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST | LAMPUNGPOST.id
  • Medcom.id
  • METRO TV
  • MEDIA INDONESIA