Merengkuh Rezeki dari Putaran Gerobak Rizki

Penulis Ferdi Irwanda
21 Oct 2017 - 7:00
SAI 100 FM | Merengkuh Rezeki dari Putaran Gerobak Rizki Rizki, penjual siomay keliling, saat ditemui di komplek Pemkab Tulangbawang, Kamis (19/10/2017). LAMPUNG POST/FERDI IRWANDA

MENGGALA (SAI100FM.id) -- Teriknya sang mentari terasa begitu menyengat dan membakar kulit. Namun, tidak menyurutkan semangat lelaki itu mengais rejeki. Perlahan ia mulai melangkahkan kaki sembari mendorong gerobak dagangannya.
Lelaki itu dengan sabar menyusuri keramaian pusat pemerintahan Kabupaten Tulangbawang. Dengan bermodalkan satu buah payung yang diikat di gerobak, yang ia pergunakan sebagai penghalau panas teriknya matahari.
Rizki, nama laki-laki kelahiran Bandar Lampung, 21 Oktober 1997 tersebut. Sehari-harinya, ia bekerja sebagai penjual siomay keliling. Dua tahun sudah lamanya, ia melakoni pekerjaan yang menjadi satu-satunya sumber penghidupan keluarga kecilnya.
Ia mengatakan setiap harinya, harus berjalan berpuluh-puluh kilometer untuk menjajakan siomaynya demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Tidak peduli musim hujan atau pun kemarau, Rizki terus memburu reseki dari berjualan siomay.
"Saya engak bisa ngukur, Bang, berapa jauhnya. Sebab, saya harus keliling dari satu tempat ke tempat lainnya," kata Rizki ditemui di kompleks Pemkab Tulangbawang, Kamis (19/10/2017), sekira pukul 13.30.
Rizki menuturkan dagangannya merupakan usaha orang lain. Ia hanya membawa untuk dijual dengan sistem bagi hasil.
"Ini usahakan punya orang, Bang. Jadi saya harus setor sama, Bos. Kalau pendapatan enggak menentu, kadang Rp50 ribu, kadang Rp100 ribu kadang juga lebih. Bergantung ramai atau tidaknya yang beli," ujar dia.
Ia mengaku tidak ada pilihan lain. Sebab, keterbatasan pendidikan dan modal sehingga ia harus tetap bertahan berjualan. Demi dapur keluarganya. "Kalau enggak dagang begini, mau kerja apalagi saya, Bang. Mau usaha? Enggak ada modal."
Menurut dia, doa dari istri dan dua buah hatinya serta rasa syukur kepada sang Penciptalah yang mampu meringankan rasa lelahnya. "Walaupun sedikit harus tetap disyukuri. Yang terpenting hasilnya halal. Apalagi untuk ngasih makan anak istri," ujarnya. 

Komentar

Windy

Windy Shahab, 

...

View all Posts

REKOMENDASI

BACA JUGA

  • LAMPUNG POST | LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST | LAMPUNGPOST.id
  • Medcom.id
  • METRO TV
  • MEDIA INDONESIA